“Jika mengacu pada wilayah Jakarta Utara, keberadaan ruang terbuka hijau dan taman bermain itu sangat minim, baru 0,14 persen. Belum lagi pembangunan waduk-waduk yang hingga kini tidak juga selesai. Seperti pembangunan Waduk Marunda, Waduk Belibis serta lahan pemakaman yang masih sangat minim,” katanya.
Untuk itu, Ketua DPC PD Pulau Seribu tersebut berharap pemprov DKI pada tahun 2026, lebih memfokuskan pembangunan pada wilayah Jakarta Utara dan pinggiran Jakarta lainnya.
“Jadi pembangunan tidak lagi terfokus pada wilayah-wilayah yang berada di jalan protokol atau kawasan elit saja. Sehingga kedepan masyarakat yang berada di kawasan padat penduduk bisa juga merasakan dampak pembangunan yang dilakukan pemerintah provinsi,” pintanya.
Terkait dengan ketersediaan lahan yang disebut menjadi kendala utama bagi pemprov untuk pemenuhan ruang terbuka hijau dan taman interaksi anak. Anggota DPRD DKI 4 periode itu memberikan kewenangan tersebut pada pemprov.
“Untuk ketersediaan lahan, saya kira Dinas terkait bisa melakukan inventarisir terhadap lahan yang bisa digunakan untuk dijadikan ruang terbuka hijau atau taman interaksi anak pada tahun depan,” tandasnya.(sofian)

