“Bukan hanya edukasi, tetapi pengalaman. Ada AI yang bisa berinteraksi. Kontennya juga tidak hanya langsung ke antariksa, tetapi memperlihatkan proses dan pengalaman lain yang lebih luas,” ujar Iwan.
Planetarium Jakarta juga akan dilengkapi dengan AI Virtual Host, yakni pemandu digital berbasis kecerdasan buatan yang menyajikan informasi astronomi dan sejarah Planetarium secara interaktif kepada pengunjung.(Vinolla)
