“Kalau di Jakarta Utara, yang saya lihat pembangunan waduk Belibis, pompa dan penurapan tidak juga selesai. Ada kesan Kadis SDA itu setengah-setengah dalam menuntaskan program penanggulangan banjir di Jakarta,” sesalnya.
Padahal, anggota DPRD DKI 4 periode itu menilai pembangunan waduk Belibis, penurapan dan pengerjaan sungai berdampak signifikan terhadap pencegahan banjir di beberapa wilayah Jakarta Utara.
“Di Jakarta Utara ada beberapa wilayah yang sebelumnya tidak mengalami banjir. Pada tahun 2026 harus mengalami banjir, seperti Kelapa Gading, Sukapura. Hal itu dikarenakan tidak tuntasnya program merapihkan kali yang berdampak pada tersendatnya aliran air, dan mengakibatkan banjir di sejumlah tempat,” ujarnya.
Data yang dimiliki anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil 2 Jakarta Utara itu, Kali Cakung yang masuk dalam program strategis nasional (PSN) dianggarkan multy years 2025-2026 hingga kini terbengkalai pengerjaannya.
Titik lainya, Kali KBN, Kali Betik, Kali Gendong yang hingga kini tidak selesai dikerjakan dan belum dipasang pompa yang diperuntukan pengendalian banjir.(sofian)
[16.54, 19/1/2026] +62 898-4548-177: Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah.(foto dok ipol.id)
[16.55, 19/1/2026] Indopos Yudha: Gelar OTT, KPK Tangkap Wali Kota Madiun
