Demikian penjelasan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono pada saat Jumpa Pers Bakti Sosial oleh King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSR) di RSJP Harapan Kita Jakarta, baru-baru ini.
Dante melanjutkan, masalah tersebut makin berat karena dari sekitar 50.000 kasus baru penyakit jantung bawaan tiap tahun, baru sekitar 5.000 anak yang bisa mendapat penanganan.
“Sisanya masih harus mengantre karena keterbatasan tenaga medis dan mahalnya alat kesehatan berteknologi tinggi seperti Contegra maupun Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)” tandasnya.
Di tengah tantangan itu, Kementerian Kesehatan mengapresiasi dukungan KSR yang sudah berjalan sejak September 2023. Pada bakti sosial tahun ini, 2–6 Februari 2026, KSR bersama RSJPD Harapan Kita menangani 4 pasien dewasa untuk prosedur TAVI dan 31 pasien anak untuk bedah kardiovaskular pediatrik serta penyakit jantung bawaan. Kegiatan ini juga diisi dengan transfer pengetahuan lewat kuliah tamu dari pakar jantung Arab Saudi.
