“Distribusi pangan dilakukan secara langsung kepada masyarakat, dengan prioritas pada wilayah-wilayah yang teridentifikasi sebagai zona merah dan zona kuning berdasarkan tingkat kerawanan pasokan dan disparitas harga,” jelasnya.
Sebagai instrumen stabilisasi harga, ID FOOD juga menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026 yang akan digelar di lebih dari 420 titik pada 26 cabang ID FOOD.
“Komoditas yang disalurkan meliputi gula, minyak goreng, beras, tepung, serta kebutuhan pokok lainnya, dengan harga mengacu pada Harga Acuan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.
“Pelaksanaan GPM dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan,” paparnya.
Selain GPM, pada periode 9 Februari hingga 15 Maret 2026, ID FOOD juga akan menggelar Bazar Sembako ‘ID FOOD Ramadan Fair’ di 94 cabang distribusi.
Program ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh pangan berkualitas dengan harga terjangkau selama Ramadan dan Idulfitri.
“Melalui program ini masyarakat dapat membeli langsung produk pangan seperti beras, gula, minyak goreng, daging ayam, dan garam dengan harga terjangkau di 94 kantor cabang ID FOOD,” sebutnya.
