Phonska Plus mulai menjauh saat memasuki pertengahan set dengan keunggulan 16-14. Meski pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang, sempat mengambil time out saat tertinggal 19-23 untuk memutus momentum lawan, usaha tersebut sia-sia. Servis ace mematikan dari Oleksandra Bytsenko memastikan set pertama milik Phonska Plus, 25-20.
Memasuki set kedua, bjb Tandamata mencoba bangkit dan sempat memimpin 5-2. Pelatih Alessandro Lodi merespons cepat dengan time out yang efektif membakar semangat Medi Yoku dkk. Meski sempat tertinggal 8-10, Phonska Plus berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13.
Pertarungan mencapai puncaknya di akhir set. Kejar-mengejar angka terjadi hingga bjb Tandamata menyentuh set point lebih dulu di posisi 24-23. Namun, kematangan mental pemain Phonska Plus teruji. Setelah memaksakan deuce 24-24, Phonska Plus tampil lebih tenang dan menutup set kedua dengan kemenangan dramatis 26-24.
Kehilangan dua set awal tampaknya memukul mental anak-anak Bandung. Sempat memberikan perlawanan di awal set hingga skor 5-5, bjb Tandamata mulai kehilangan arah setelah Phonska Plus tancap gas. Dukungan penuh penonton di GOR Utama Bojonegoro membuat performa Medi Yoku dkk semakin menggila.

