Phonska Plus melesat jauh 13-9 hingga 19-10. Blok rapat yang dibangun Shella Bernadheta dan kolega membuat serangan Anastasia Guerra serta Giulia Angelina sering kali mentah. Unggul jauh 21-13, Phonska Plus tak memberikan celah sedikitpun. Pukulan keras dari lini serang mereka mengakhiri perlawanan bjb Tandamata dengan skor mencolok 25-16 di set ketiga.
Usai laga pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang mengakui timnya kalah dari segi pemain asing, “Tapi kami banyak melakukan error. Tapi kalau tadi set kedua bisa keambil bisa lain cerita,” kata Risco.
Ia tetap optimis apa saja bisa terjadi, “Nanti kami di Sentul akan berusaha meraih kemenangan, sembari berharap tim lain kalah,” tukasnya.
Sementara pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi mengatakan, semua atletnya diharapkan bertindak profesional, “Seperti hari ini, dalam kondisi cuaca panas atletnya berjuang sepenuh hati. Tapi kami beruntung hari ini bisa menang dengan skor telak 3-0,” ucap Lodi.
Ia mengaku beruntung hari ini, karena Oleksandra Bytsenko bisa tampil, “Karena selama hampir sepuluh hari di rumah sakit. Kami beruntung bisa memainkan dia,” ujarnya. Lodi pun berharap Phonska Plus bisa tampil lebih baik di final four.(***)

