Penilaian terhadap kehandalan Infrastruktur Mutu suatu negara dilakukan melalui Global Quality Infrastructure Index (GQII), yang dikembangkan oleh Mesopartner dengan dukungan German Federal Ministry for Economic Cooperation and Development serta Physikalisch-Technische Bundesanstalt. Indeks ini menilai tingkat pengembangan infrastruktur mutu di 185 negara berdasarkan tiga pilar utama, yaitu standardisasi, akreditasi, dan metrologi.
Infrastruktur Mutu Nasional yang dikembangkan oleh BSN bersama dengan berbagai pemangku kepentingan kini semakin diakui dunia. Dalam publikasi yang dikeluarkan GQII 2025, Indonesia menempati peringkat ke-23 dunia dari 185 negara. Posisi ini naik empat peringkat dibandingkan publikasi sebelumnya dan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan peringkat tertinggi di kawasan ASEAN.
Capaian ini mencerminkan kolaborasi yang terus berjalan antara BSN dengan instansi pemerintah lainnya, produsen, konsumen, pakar serta pemangku kepentingan lainnya. Tahun ini, BSN menandai 29 tahun perjalanannya sejak berdiri pada 26 Maret 1997, dengan terus berkontribusi terhadap kemajuan bangsa melalui penguatan Infrastruktur Mutu Nasional.
