Selama hampir tiga dekade, BSN berperan dalam mengembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI), memperkuat sistem akreditasi, serta mendukung keandalan pengukuran nasional. Upaya tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan produk Indonesia memiliki kualitas yang dapat dipercaya oleh masyarakat dan pasar internasional.
Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono, mengatakan bahwa mutu produk kini menjadi faktor penentu dalam persaingan ekonomi global.
“Di tengah arus globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, mutu produk tidak lagi sekadar nilai tambah, melainkan menjadi syarat utama untuk bertahan dan berdaya saing,” ujar Kristianto di Kantor BSN, Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, Infrastruktur Mutu Nasional terdiri dari tiga komponen utama yang saling terkait, yaitu standardisasi, akreditasi, dan metrologi. Ketiganya membentuk sistem yang memastikan produk yang beredar telah memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan keselamatan.
“Jika dianalogikan seperti jalan tol yang memperlancar distribusi barang, maka Infrastruktur Mutu Nasional adalah ‘jalan tol kepercayaan’ dalam dunia perdagangan,” katanya.
