“Melalui gerakan ini kami ingin mendorong semakin banyak pekerja, khususnya sektor informal, untuk menjadi peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Tetty.
Di booth yang dibuka hingga 12 April 2026 tersebut, masyarakat dapat langsung memperoleh informasi lengkap mengenai manfaat program, prosedur pendaftaran, hingga simulasi iuran. Selain itu, petugas juga melayani pendaftaran langsung bagi warga yang ingin menjadi peserta, termasuk pekerja mandiri seperti pedagang, pengemudi, hingga pekerja lepas.
Tetty menjelaskan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap berbagai risiko kerja, mulai dari kecelakaan kerja hingga kematian. Tetty menyebutkan manfaat yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga perlindungan berkelanjutan bagi keluarga pekerja melalui program seperti Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.
“Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi pekerja sehingga dapat bekerja lebih tenang dan produktif,” ujar Tetty.
