Jimly menilai Indonesia memiliki posisi strategis untuk membantu meredakan ketegangan di dunia Islam. Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar yang berada di luar kawasan Arab, Indonesia dianggap berpotensi memainkan peran sebagai penengah dalam konflik.
“Kita sudah saatnya berperan untuk bagaimana menjebatani potensi konflik adu domba dari Israel kepada dunia Islam. Bangsa Arab dengan bangsa non-Arab, Turki, Persia atau Iran, Indonesia dan Pakistan mudah-mudahan bisa merujukkan dunia Islam,” katanya.
Jimly juga mengapresiasi sikap resmi pemerintah Indonesia terhadap situasi di Timur Tengah. Ia menilai pernyataan duka yang disampaikan Presiden Prabowo kepada pemerintah Iran atas wafatnya pemimpin tertinggi negara tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan yang dijunjung Indonesia.
“Nah, tentu soal Iran, Israel, saya juga ingin menyampaikan apresiasi kemarin beliau sudah membuat statement resmi turut belasungkawa, ya kan, kepada pemerintah Iran atas wafatnya Supreme Leader-nya, itu di atasnya presiden,” ujar dia.
