Ia menekankan pentingnya prinsip persamaan di hadapan hukum atau equality before the law dalam penanganan perkara tersebut. Rifqi meminta aparat penegak hukum bertindak profesional dan tidak tebang pilih.
Menurut dia, langkah cepat dan terbuka dari kepolisian diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik. Ia juga mendukung adanya atensi khusus dari pimpinan Polri guna memastikan proses hukum berjalan objektif dan akuntabel.
“Penanganan kasus ini harus dilakukan secara transparan. Jika tidak, hal itu berpotensi memperdalam ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,” ujarnya.
Rifqi menambahkan, peristiwa ini seharusnya menjadi momentum evaluasi bagi aparat dalam memperkuat sistem pengawasan internal. Ia menilai, perlindungan terhadap warga negara harus menjadi prioritas utama, terutama saat mereka berada dalam proses hukum.
Kasus dugaan pengeroyokan tersebut kini menjadi perhatian publik dan dinilai sebagai indikator penting dalam mengukur komitmen aparat penegak hukum terhadap prinsip keadilan dan akuntabilitas. (tim)
