“Indonesia tidak dibangun di atas ekstremitas. Kita menjaga keseimbangan melalui nilai toleransi, komitmen kebangsaan, anti-kekerasan, dan penghormatan terhadap tradisi,” ujarnya.
Peresmian Fakultas Sains dan Teknologi di UHN I Gusti Bagus Sugriwa ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Menag, didampingi pimpinan kampus serta tokoh yang hadir. Fakultas ini diharapkan menjadi pusat pengembangan inovasi yang tetap berakar pada nilai budaya dan spiritualitas.
Menutup arahannya, Menag berpesan kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus menjaga integritas dan nilai moral.
“Kalian adalah pemimpin masa depan. Kuasai ilmu pengetahuan, berinovasilah, tetapi tetap pegang teguh nilai-nilai spiritual,” pesannya.
Melalui momentum ini, Kementerian Agama berharap terbangun sinergi antara penguatan kerukunan umat beragama dan kemajuan ilmu pengetahuan, guna mendorong pembangunan bangsa yang inklusif dan berkelanjutan. (ahmad)
