Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Majelis Rasulullah Pusat Nabil Fuad Almusawa mengatakan kehadirannya di Istana untuk memberikan masukan kepada Presiden terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
“Beliau ingin mendengar masukan terkait perkembangan terkini, termasuk BoP dan mungkin juga masalah Iran dengan Amerika. Banyak hal,” ujar Nabil.
Menurut Nabil, keberadaan BoP saat ini dinilai belum berjalan efektif. Karena itu, ia mendorong Presiden Prabowo untuk meninjau kembali keterlibatan Indonesia dalam lembaga yang disebut sebagai bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.
“Jadi mungkin Presiden perlu meninjau ulang,” kata Nabil. Ia menambahkan, jika hasil evaluasi menunjukkan tidak ada perbaikan signifikan, langkah tegas perlu dipertimbangkan.
Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie juga mengapresiasi sikap Presiden Prabowo terkait konflik Amerika Serikat–Israel dengan Iran. Ia menilai langkah Presiden menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, merupakan sikap yang tepat.
