“Berawal dari pengakuan korban, saat mengendarai motor di Jalan Pertanian Raya, CF diikuti oleh dua orang tak dikenal menggunakan motor dan memakai helm serta masker. Salah satu pelaku diduga membawa senjata tajam jenis celurit. Saat korban turun dan mencoba lari membawa kunci motor, pelaku mengejar dan melakukan pembacokan sebanyak tiga kali di helm, punggung dan satu kali di tangan,” beber Kompol Gusprihatin.
Selain kasus pembacokan, dalam kejadian yang sama juga terjadi perusakan berat terhadap sebuah unit sepeda motor Honda Vario putih milik korban lain. Motor tersebut hancur bagian bodinya karena dihajar oleh kelompok pelaku.
Atas kejadian tersebut, CF cepat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati guna perawatan intensif diderita korban.
Hasil penyelidikan mengungkap fakta bahwa para pelaku dan korban sebenarnya saling mengenal. Insiden ini merupakan buntut dari tawuran antar geng atau kelompok remaja dari wilayah Lebak Bulus (Gang Volba) dan Kampung Kapu.
“Mereka saling tantang lewat media sosial (Messenger). Isi pesannya mengajak untuk ‘main’ atau tawuran di lokasi tersebut. Jadi bukan sekadar kebetulan, melainkan sudah dijadwalkan, sudah janjian mereka,” terangnya.
