IPOL.ID – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan pentingnya memahami sektor publik Indonesia, khususnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada Jumat (10/4).
Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu menekankan bahwa mahasiswa perlu memahami sektor publik Indonesia secara kontekstual, tidak hanya dari perspektif teori ekonomi, tetapi juga praktik kebijakan di Indonesia. Menurutnya, APBN merupakan cerminan kebijakan pemerintah sekaligus proyeksi arah pembangunan ke depan.
Wamenkeu memaparkan bahwa pembangunan ekonomi bertumpu pada tiga pilar utama yang dikenal sebagai Trilogi Pembangunan, yaitu pertumbuhan, stabilitas, dan distribusi. Ketiga pilar tersebut menjadi dasar dalam perumusan kebijakan publik, khususnya di sektor fiskal.
“Bagaimana menciptakan pertumbuhannya lebih tinggi, bagaimana mendistribusikan lebih baik, dan bagaimana menjaga stabilitas,” kata Wamenkeu.
