Dalam rangkaian kegiatan ini, HAISAWIT Indonesia juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.
Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan desa wisata berbasis komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, melalui peningkatan kapasitas UMKM, pengembangan produk turunan
sawit, serta perluasan akses pasar.
Kerja sama ini juga diharapkan dapat mendorong integrasi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif desa, sehingga produk-produk UMKM tidak hanya memiliki nilai tambah, tetapi
juga mampu menjadi bagian dari ekosistem pariwisata, baik sebagai produk pendukung homestay maupun sebagai souvenir khas daerah.
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung pembuatan produk kerajinan berbasis sawit. Peserta dilatih membuat sandal
dan taplak meja dari lidi sawit yang memiliki potensi sebagai produk souvenir desa wisata maupun kebutuhan homestay. Melalui praktik ini, peserta diharapkan mampu memahami
proses produksi secara menyeluruh, mulai dari pengolahan bahan hingga menjadi produk siap jual yang bernilai ekonomi.
