Tidak kurang dari enam perguruan tinggi mengirimkan mahasiswanya: Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), UIN Sunan Gunung Jati, dan Universitas Komputer Indonesia (Unikom).
Mereka bergabung dengan komunitas seperti Bandung Creative City Forum (BCCF), MAFINDO, serta puluhan content creator lokal.
Setelah sesi sharing dan coaching clinic, para peserta langsung ditantang membuat rencana konten dan kampanye #GaskeunJagaInfo di media sosial masing-masing.
Beberapa ide yang muncul antara lain: series TikTok “Cek Fakta Sebelum FYP”, kolaborasi duet klarifikasi hoaks antar komunitas, hingga gerakan #FilterPatriot yang mengajak publik memverifikasi informasi sebelum share.
Acara ditutup dengan foto bersama dengan semangat “Gen Z Bandung Siap Jadi Digital Patriot” – sebuah komitmen bahwa menjaga informasi adalah bentuk nyata bela negara di abad ke-21. (tim)
