Kementerian Agama akan kembali menggelar sidang Isbat guna menetapkan awal Zulhijjah 1447 H. Sidang ini akan digelar pada 29 Zulkaidah 1447 H. Sidang akan menetapkan kapan umat Islam Indonesia merayakan Iduladha 1447 H.
Sidang isbat, kata Wamenag, merupakan instrumen negara untuk memastikan penetapan awal bulan, seperti Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, dilakukan secara kolektif, bukan parsial.
“Sidang isbat menjadi ruang bersama yang mempertemukan ormas Islam, ahli falak, serta instansi terkait. Di dalamnya, kita mengintegrasikan hisab sebagai dasar perhitungan astronomi dan rukyat sebagai verifikasi faktual di lapangan,” ujarnya.
Data hisab dari lembaga resmi seperti BMKG digunakan untuk memproyeksikan posisi hilal. Sementara itu, rukyat dilakukan di berbagai titik di Indonesia untuk memastikan kemungkinan terlihatnya hilal.
“Hisab memberikan gambaran awal yang akurat, sementara rukyat memastikan validitasnya. Keduanya tidak dipertentangkan, tetapi saling melengkapi dalam proses penetapan,” jelasnya.
