Senada, Deputi Gubernur Bank of Korea, Chang Cheong-soo, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam mempererat hubungan kedua negara, khususnya di sektor ekonomi dan keuangan digital.
Implementasi QRIS antarnegara ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), serta sejumlah lembaga keuangan dari kedua negara.
Bank Indonesia dan Bank of Korea menegaskan komitmennya untuk memastikan sistem pembayaran lintas negara yang aman, andal, dan efisien guna mendukung ketahanan keuangan serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sejak diluncurkan, QRIS terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sebagai pendorong transformasi pembayaran digital di Indonesia. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna QRIS tercatat mencapai 60,77 juta.
Pemanfaatan QRIS antarnegara juga terus meningkat. Data menunjukkan bahwa transaksi wisatawan asing di Indonesia (inbound) lebih tinggi dibandingkan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri (outbound).
