“Alhamdulillah, saya dipanggil sebagai saksi, bukan tersangka sebagaimana yang disebarkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia secara tegas membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap santri yang dialamatkan kepadanya. Ia menyebut tudingan tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat.
“Tuduhan itu tidak benar. Bukti-bukti yang saya miliki sudah saya serahkan kepada kuasa hukum untuk disampaikan kepada pihak berwenang, termasuk saksi-saksi,” katanya.
Ia menambahkan seluruh bukti telah diserahkan sebagai bentuk keseriusan dalam menghadapi proses hukum yang berjalan. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi serta tidak mudah menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
Di akhir pernyataannya, ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang menyebarkan informasi tanpa melakukan konfirmasi langsung kepadanya.
“Disayangkan ada yang menyebarkan fitnah tanpa tabayyun, padahal mereka memiliki kontak saya,” ujarnya.
Hingga saat ini, proses penyelidikan oleh pihak kepolisian masih terus berlangsung.(Vinolla)
