“Operasi Satgas Haji Ilegal telah menggagalkan sejumlah keberangkatan yang diduga terkait haji ilegal. Ini bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan dan eksploitasi berkedok keberangkatan haji,” kata Maria.
Masyarakat diimbau tidak tergiur tawaran berangkat haji secara instan. Selain merugikan secara finansial, pelaku haji ilegal terancam sanksi berat berupa pidana, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi (cekal) selama 10 tahun.
“Ibadah haji harus dilaksanakan dengan cara yang sah, aman, tertib, dan sesuai aturan. Jika menemukan indikasi penipuan atau praktik haji ilegal, segera laporkan kepada aparat kepolisian,” katanya.
Sementara itu, hingga hari ke-15 operasional haji berjalan, Maria melaporkan sebanyak 89.051 jemaah dan 912 petugas dari 229 kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sebanyak 85.039 jemaah saat ini sudah berada di Madinah, sementara 26.037 lainnya telah bergerak menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Mengingat suhu udara di Madinah dan Makkah yang mencapai 37 hingga 39 derajat celsius, Kemenhaj meminta jemaah untuk memprioritaskan kesehatan fisik.
