Selang beberapa menit, kedudukan imbang. Namun, hasil pertandingan akhirnya ditentukan melalui tendangan penalti karena skor kembar tidak belum berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Setelah babak penalti yang menguras energi, SDUT Bumi Kartini Jepara justru harus menyerahkan kemenangan kepada SDN Jambean 02 Pati dengan skor 6-5.
Pelatih SDN Jambean 02 Pati, Muhammad Hidayat mengaku sangat bangga setelah tim asuhannya tampil menawan dan keluar sebagai kampiun baru usai menundukkan lawan kuat yang menjadi juara bertahan di ajang MilkLife Soccer Challenge Kudus seri sebelumnya. Ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras para pemain yang menunjukkan kegigihan tinggi sepanjang turnamen.
Faiha Talloi Carena, salah satu atlet andal sekaligus kapten SDN Jambean 02 Pati tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai sukses menyabet gelar juara. Perjuangannya bersama teman satu tim berbuah manis.“Kami tidak menyangka bisa merebut gelar juara KU 12. Itu tadi pertandingan yang sangat menegangkan tapi seru. Apalagi saat masuk ke babak penalti, kami deg-degan. Namun semua kerja keras kami terbayar dan kami jadi juara,” ujar Faiha.
