Kolaborasi tersebut melibatkan sejumlah pusat riset di BRIN, yakni Pusat Riset Geoinformatika (PRGI), Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI), Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber (PRKAKS) di bawah Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI), serta Pusat Riset Teknologi Penerbangan (PRTP) pada Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA).
Pada tahap awal, BNN mengidentifikasi kebutuhan riset berdasarkan informasi intelijen dan data lapangan terkait dugaan keberadaan ladang ganja ilegal. Selanjutnya, tim Pusat Riset Geoinformatika BRIN melakukan analisis awal menggunakan citra satelit resolusi tinggi untuk mengidentifikasi area yang memiliki karakteristik sesuai sebagai lahan budidaya tanaman ganja.
Tahap berikutnya dilakukan oleh tim Pusat Riset Teknologi Penerbangan melalui operasi lapangan menggunakan UAV. Kegiatan ini mencakup validasi area hasil identifikasi citra satelit sekaligus akuisisi data fotogrametri melalui pengambilan citra udara beresolusi tinggi secara sistematis.
