Ia menambahkan, “Sesuai dengan filosofi harmoni yang dibawa oleh budaya teh, kami berkomitmen penuh memastikan kenyamanan, kehangatan, serta pelayanan hospitality terbaik terpancar sempurna sepanjang acara hari ini berlangsung.”
Perayaan Hari Teh Internasional ini mengangkat konsep diplomasi kebudayaan “Teh dan Dunia” yang diprakarsai oleh Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Xi Jinping. Konsep tersebut menjadikan teh sebagai medium komunikasi universal untuk mempererat dialog antarbangsa, pertukaran budaya, serta mempromosikan nilai harmoni dalam keberagaman di tingkat internasional.
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar RRT atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai budaya memiliki kekuatan besar dalam membangun perdamaian dan kerja sama internasional.
“Teh yang sederhana namun penuh makna dapat menjadi jembatan antarperadaban. Budaya memiliki kekuatan untuk membangun perdamaian, memperkuat kerja sama internasional, dan menciptakan ruang dialog yang saling menghormati,” ujar Fadli Zon.
