Sebab sepanjang menjalani prinsip ISTIQAMAH, Menag menuturkan Allah akan senantiasa mendampingi seorang ASN hingga menuju puncak karier.
“I yang pertama adalah ikhlas. Apa yang dimaksud ikhlas? ikhlasnya Kementerian Agama saya berharap berbeda dengan instansi lain. Ada dua macam ikhlas, ada mukhlis dan ada ikhlas dalam arti mukhlas. Mukhlis artinya orang yang melakukan berbagai macam kebaikan, semata-mata karena untuk memohon ridhonya Tuhan, tetapi masih bangga saat dipuji oleh orang,” ungkap Menag.
“Kalau seseorang masuk dalam kategori muklas, maka ia akan bersedih pada saat kebaikannya diketahui oleh orang lain, sebab yang patut dipuji adalah Allah, jika seseorang merasa senang dipuji berarti mengambil haknya Allah. Seperti background putih, setetes tinta akan mengotori background, oleh karena itu ikhlasnya Kementerian Agama harus di atas standar instansi lain, ikhlasnya muklas,” imbuhnya.
Kemudian S adalah sabar. “Sabarnya jangan hanya sobir (bersabar), tetapi kalau ada yang mengusik, dia juga balas hal yang sama, itu enggak apa apa juga manusiawi kita membalas,” ujarnya.
