“Kita harus mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih. Negara-negara lain terus bergerak maju. Karena itu Indonesia juga harus memiliki sistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan agar mampu bersaing secara konsisten,” ujar Menpora.
Menpora menilai peningkatan prestasi olahraga nasional tidak dapat dicapai melalui pendekatan jangka pendek. Atlet berprestasi membutuhkan proses pembinaan yang panjang dan terstruktur, mulai dari pengembangan kemampuan dasar, peningkatan kualitas teknik, hingga penguatan mental bertanding.
“Kita tidak mungkin mempersiapkan juara Olimpiade secara instan. Jika kita menargetkan Olimpiade 2032, maka atlet-atlet potensial harus mulai dibina dari sekarang. Inilah mengapa dukungan Presiden terhadap pelatnas jangka panjang menjadi sangat penting bagi masa depan olahraga Indonesia,” katanya.
Menurut Menpora, komitmen tersebut telah mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang pada Jumat (19/6). Salah satu langkah strategis yang didorong pemerintah adalah penerapan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang yang didukung oleh pendanaan multiyears.

