Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan karena rumah susun tersebut sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan hunian layak.
“Rumah susun ini sangat bagus untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan PMD yang sudah diberikan, tetapi kok masih ada bangunan yang mangkrak. Ini yang menjadi pertanyaan kita,” tegasnya.
Jupiter meminta dilakukan audit dan pemeriksaan mendalam terkait penggunaan PMD yang telah dikucurkan kepada Sarana Jaya. Ia juga mendesak jajaran direksi memberikan penjelasan secara lengkap mengenai kendala yang menyebabkan proyek tersebut tidak kunjung selesai.
“Kami ingin mengetahui kendalanya di mana, penggunaan anggarannya seperti apa, dan bagaimana langkah penyelesaiannya ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Jupiter meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengambil langkah tegas dalam melakukan pengawasan terhadap seluruh BUMD di Jakarta.
Menurutnya, sejumlah direksi BUMD belum menunjukkan kinerja yang optimal. Padahal sebagai pemegang saham, Pemprov DKI harus memastikan BUMD mampu memberikan kontribusi berupa dividen dan manfaat nyata bagi masyarakat.

