“Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat keluar dari rumah sakit pada pukul 18.06 WIB. Sejak malam itu pihak rumah sakit telah melakukan pencarian karena telepon genggam korban sudah tidak aktif,” jelasnya.
Korban ditemukan petugas keamanan rumah sakit tak jauh dari RSUD. Petugas keamanan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Alex diketahui tinggal di mess rumah sakit selama menjalani pendidikan spesialisnya. Saat jenazahnya ditemukan, seluruh barang pribadinya masih utuh.
“Barang-barang milik korban tidak ada yang hilang. Di dalam tas ditemukan telepon genggam, perlengkapan pribadi, termasuk headset, serta ampul dan alat suntik,” sebutnya.
Polisi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Polisi kini menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada dokter muda tersebut.
“Hingga saat ini penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan kami masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara,” katanya. (far)
