Kepala Kemenag Kota Banda Aceh, Salman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam membangun ASN yang tidak hanya profesional dalam memberikan pelayanan publik, tetapi juga memiliki integritas serta semangat kebangsaan yang kokoh.
“ASN Kementerian Agama harus menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan bangsa. Melalui sinergi dengan Densus 88 ini, kami berharap seluruh ASN semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan, menguatkan moderasi beragama, serta mampu menjadi agen pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme di lingkungan masyarakat,” kata Salman.
Menurutnya, kolaborasi antara Kementerian Agama dan Densus 88 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa melalui pendekatan edukatif dan pembinaan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ASN dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama maupun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para peserta. Melalui pembinaan ini, Kemenag Kota Banda Aceh berharap seluruh ASN semakin siap menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat sekaligus menjadi penggerak moderasi beragama, toleransi, serta penjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. (ahmad)
