Buah ini mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan enzim, seperti bromelain, yang secara kolektif dapat meningkatkan kekebalan dan mengurangi peradangan.
Studi dalam Journal of Nutrition and Metabolism menyebutkan, mereka yang makan nanas memiliki risiko lebih rendah terkena infeksi virus dan bakteri.
Selain itu, anak-anak yang paling banyak mengonsumsi buah ini memiliki sel darah putih yang mampu melawan penyakit empat kali lebih banyak.
Vitamin C pada buah ini menawarkan banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk flu dan batuk. Bahkan, sekitar 150 gram atau satu cangkir buah nanas sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian tubuh.
Dengan begitu, imunitas tubuh akan meningkat sehingga tubuh tidak rentan terserang penyakit seperti flu. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan guna mendukung temuan itu.
Meski menawarkan banyak manfaat, mengonsumsi nanas dalam jumlah berlebihan dapat mengakibatkan diare, mual, muntah, dan rasa terbakar atau gatal pada lidah.
Selain itu, pengidap alergi lateks sebaiknya dapat menghindari untuk tidak mengonsumsi buah nanas karena bisa memicu munculnya reaksi alergi.
