Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah menyetujui penutupan sementara seluruh jalur pendakian TNGGP. Penutupan berlaku di seluruh pintu masuk kawasan selama periode 7-11 Agustus 2026.
“Langkah penutupan ini kami ambil demi keselamatan bersama. Bagi para calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 hingga 11 Agustus 2026, pihak Balai Besar TNGGP memfasilitasi pengembalian dana (refund). Link pengajuan refund akan dikirimkan secara langsung melalui WhatsApp resmi BBTNGGP ke nomor ketua kelompok yang terdaftar saat registrasi,” jelas Sadtata.
Selama masa penutupan, petugas tetap disiagakan di kawasan terdampak. Pemantauan dan penyisiran akan dilakukan selama tiga hari untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum aktivitas pendakian kembali dibuka. (bam)
