“Sampai di sana ternyata sudah tutup. Karena mobil saya mobil genap, di sana waktu itu mobil ganjil. Jadi kami langsung balik,” ujar Ivonne.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Ivonne tiba di apartemen dan kemudian diarahkan menuju sebuah unit di lantai 17. Sesampainya di dalam unit, temannya meminta korban untuk membersihkan diri di kamar mandi.
Ivonne baru menyadari ada sesuatu yang tidak beres setelah keluar dari kamar mandi. Temannya sudah tidak berada di dalam ruangan. Pada saat bersamaan, sejumlah barang miliknya juga menghilang.
Kunci mobil, tas yang berisi dokumen penting, hingga handphone milik korban tidak lagi berada di tempat semula. Ivonne kemudian berusaha meninggalkan unit tersebut. Namun, ia justru mendapati pintu dalam keadaan terkunci dari luar.
“Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada. Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar,” ungkapnya.
Dalam kondisi panik, korban kemudian berusaha menarik perhatian penghuni maupun petugas dengan mengetuk pintu berulang kali. Upayanya membuahkan hasil setelah petugas keamanan apartemen datang ke lokasi.
