IPOL.ID- Bersiap di Hangzhou Olympic Sport Centre. Turun di lintasan empat final 100m putra Asian Games 2022 Hangzhou, Zohri tampak lebih fokus mendengarkan peluit. Ia tak mau gegabah sebagaimana sprinter Thailand Soroat Dapbang yang akhirnya harus didiskualifikasi karena curi start.
Zohri membenarkan posisi kakinya di start block. Peluit berbunyi, ia pun melesat. Kakinya melengkah cepat, bahkan sempat meninggalkan pelari-pelari lainnya setidaknya di 50 meter pertama. Hanya saja di akhir garis finis, Zohri mampu disalip rivalnya.
Alhasil, Zohri pun merelakan podium tertinggi untuk ditempati tuan rumah Zhenye Xie yang tampil tercepat dengan catatan waktu 9,97 detik. Disusul pelari Thailand Puripol Boonson dengan 10,02 detik dari Zhenye dan perunggu diamankan Mohd Fahmi Muhammad Azzem (Malaysia) yang mencatatkan 10,11 detik.
Zohri finis di posisi enam dengan catatan waktu 10,16 detik. Tentu ini bukan catatan waktu terbaiknya, mengingat Zohri adalah pemegang rekor Asia Tenggara di nomor 100m dengan catatan waktu 10,03 detik.
