IPOL.ID – Peristiwa kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas saat ini dalam status terkendali.
Hal itu disampaikan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, setelah mendengarkan laporan situasi terkini dari para kepala daerah dalam Rapat Monitoring Karhutla di Ruang Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (28/7/2025).
Dilaporkan, selain Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, yang termasuk dalam enam provinsi prioritas rawan karhutla, tiga provinsi lain dalam beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan titik hotspot yakni Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Sumatera Utara juga melaporkan situasi telah terkendali.
Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli menyampaikan, keberhasilan pengendalian karhutla di Indonesia merupakan hasil dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun semangat kebersaman. Penegakan hukum yang tidak pandang bulu menindak para pelaku pembakaran baik level korporasi maupun per orangan juga menjadi penting.
