IPOL.ID – Di tengah pesatnya kehidupan di Kota Jakarta, kesehatan mental masyarakat banyak dipengaruhi berbagai faktor. Seperti tekanan hidup tinggi, padatnya aktivitas, dan beragam tantangan sosial lainnya.
Persoalan kesehatan mental semakin rentan dialami oleh masyarakat. Sayangnya, stigma dan keterbatasan akses terhadap layanan psikologi masih menjadi penghalang bagi banyak orang.
Pusat Kesehatan Mayarakat (Puskesmas) misalnya. Keberadaan Puskesmas dapat menjadi pintu masuk strategis untuk menghadirkan layanan psikologi di tengah masyarakat.
Dengan menambahkan konseling, skrining kesehatan mental, dan edukasi terkait kesejahteraan psikologis di Puskesmas, masyarakat dapat lebih mudah mengakses dukungan tanpa harus pergi jauh atau mengeluarkan biaya besar.
Karena itu, butuh penyediaan tenaga psikolog di Puskesmas. Tujuannya untuk membantu mendeteksi dini masalah depresi, kecemasan, atau trauma. Sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Puskemas yang dilengkapi layanan psikologi akan menjadi simbol nyata kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap kualitas hidup warga.
