IPOL.ID – Kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius DPR. Program prioritas nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini dikhawatirkan tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak psikologis pada siswa serta menggerus kepercayaan publik.
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani, kasus keracunan yang terjadi bukan disebabkan oleh program MBG itu sendiri, melainkan murni akibat kelalaian di tingkat pelaksana.
“Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak psikologis pada siswa dan menurunkan kepercayaan publik terhadap program nasional tersebut,” kata dia dalam keterangannya dikutip Selasa (7/10).
Dia menjelaskan bahwa sumber masalah terletak pada dapur atau penyedia layanan (SPPG) yang terbukti tidak mematuhi standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan.
Padahal, program MBG memiliki tujuan strategis untuk memastikan setiap anak Indonesia, termasuk di daerah dengan angka kemiskinan ekstrem, memperoleh asupan gizi yang memadai untuk mendukung kualitas pendidikan.
