IPOL.ID – Dalam konteks penegakan hukum di Indonesia, peran hakim begitu vital dan strategis karena bertindak baik sebagai pemimpin sidang, pemutus perkara, hingga penentu keadilan.
Meskipun tidak asing lagi di telinga masyarakat, istilah hakim kerap masih belum dipahami secara utuh. Sebagai contoh, sebagian masyarakat masih menganggap hakim sebagai entitas yang seragam.
Karena anggapan yang kurang tepat tersebut, seluruh hakim diasosiasikan sebagai profesi tetap, berjenjang, dan menapaki tangga karir yang jelas.
Padahal, dalam praktiknya, sistem peradilan Indonesia mengenal lebih dari satu kategori hakim, yakni ada hakim karir dan juga hakim non-karir atau yang dikenal dengan sebutan hakim ad hoc.
Perbedaan antara hakim karir dan hakim ad hoc ini penting untuk diketahui, mengingat keduanya tidak hanya berbeda dari segi tugas dan tanggung jawab, melainkan juga dari segi pengangkatan dan lain sebagainya.
“Keduanya hadir dengan mandat, fungsi, dan perananya masing-masing dalam menjalankan tugas sebagai penegak keadilan,” kata Direktur Eksekutif INISIATOR, Yakub F Ismail lewat keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).
