IPOL.ID- Bisnis batu permata dan akik di Indonesia diyakini tetap ada gairah untuk saat ini hingga masa mendatang. Namun ekosistem dan eksistensi batu permata dan akik yang dijadikan hobi ini harus terus dijaga dan dijalankan sesuai jalurnya.
Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Asosiasi Kecubung Amethyst Indonesia (AKAMI), Chaerullah. Bisnis batu permata dan akik pun akan terbuka lebar ke depannya.
Nah, dalam mendukung terciptanya prospek cerah bisnis batu permata dan akik, maka ekosistemnya ini harus dijaga. Artinya, ekosistem yang ada sepatutnya bergerak sesuai bidang masing-masing.
“Jangan “melompat-lompat”. Misalkan yang jadi tukang gosok ya gosok, cutting ya cutting, yang jual ring ya fokus pada penjualan ringnya ya perak dan lainnya, yang supplier juga, jangan semuanya dijadikan satu, diraup semua,” kata Chaerullah saat puncak kegiatan Festival Batu Permata dan Akik Nusantara di Harco Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (7/2/2026) sore.
Menurut dia, jika pola itu diterabas, maka alur bisnis batu permata dan akik bakal berantakan.
