IPOL.ID – Memasuki hari ke-15 konfrontasi bersenjata, Iran dilaporkan telah mengerahkan rudal balistik tercanggihnya, Sejjil, dalam serangan yang menargetkan posisi Israel dan aset-aset terkait Amerika Serikat pada Minggu (15/3). Penggunaan rudal ini menandai debut tempur pertama Sejjil sejak pecahnya perang pada 28 Februari lalu.
Dikutip dari The Economic Times, Senin (16/3), rudal Sejjil merupakan sistem persenjataan balistik dua tahap yang menggunakan bahan bakar padat. Teknologi ini memungkinkan rudal diluncurkan lebih cepat dibandingkan rudal berbahan bakar cair, sehingga waktu persiapan menjadi lebih singkat dan lebih sulit dideteksi atau dihancurkan sebelum peluncuran.
Sejjil juga dikenal dengan nama Ashoura atau Ashura. Rudal ini dikembangkan oleh Iran sebagai rudal balistik jarak menengah (medium-range ballistic missile/MRBM).
Dengan jangkauan sekitar 2.000 kilometer, rudal tersebut mampu menjangkau berbagai wilayah di Timur Tengah, termasuk Israel, serta sebagian kawasan Eropa dan Asia.
