IPOL.ID – Suasana Masjid Jami At-Taqwa di kawasan Rusun Penjaringan, Jakarta Utara, tampak berbeda dalam beberapa hari terakhir. Di sela aktivitas ibadah warga muslim, hadir sebuah booth layanan yang ramai didatangi warga. Di tempat inilah BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Pluit menginisiasi Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, menjadikan masjid sebagai pusat literasi perlindungan pekerja.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pluit Tetty Widayantie menjelaskan pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan karena tempat ibadah dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat interaksi masyarakat. Tetty mengatakan pendekatan ini dilakukan untuk mendekatkan informasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada masyarakat secara langsung dalam suasana yang lebih akrab dan inklusif.
“Masjid menjadi simpul penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para pekerja,” ujar Tetty.
Tetty menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi percepatan perluasan kepesertaan menuju Universal Coverage Jamsostek. Tetty menjelaskan masih banyak pekerja sektor informal yang belum terlindungi sehingga diperlukan pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
