IPOL.ID- Wacana baru terkait distribusi subsidi energi kembali mencuat. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengusulkan agar pembelian LPG 3 kilogram (kg) menggunakan sistem identifikasi biometrik seperti sidik jari atau retina mata. Langkah ini dinilai dapat memastikan subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyampaikan bahwa distribusi LPG 3 kg saat ini masih belum tepat sasaran. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme yang lebih akurat untuk memverifikasi penerima subsidi.
“Caranya bukan sekadar pemerintah punya data sentral, tapi juga gunakan sidik jari atau retina mata bagi orang yang berhak mendapatkan tabung LPG 3 kg,” ujar Said, dikutip Rabu (8/4/2026).
Usulan tersebut muncul saat Said menanggapi wacana pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia dengan tegas menolak gagasan tersebut.
Sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan, Said menilai subsidi BBM tetap harus dipertahankan. Menurutnya, yang perlu dibenahi justru adalah distribusi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran.
