IPOL.ID-Universitas Budi Luhur (UBL) angkat bicara terkait penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus, termasuk upaya perlindungan terhadap korban serta klarifikasi atas sejumlah informasi yang beredar di public yang digelar langsung di Kamous Universitas Budi Luhur Jakarta Selatan pada hari Selasa (08/04).
Acara yang dihadiri langsung rektor Universitas Budi Luhur yakni Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc, selain itu juga hadir
Dr. Wenny Maya Arlena, M.Si (Direktur Kemitraan & Hubungan Masyarakat), Prof.Dr. Ir. Arief Wibowo, M.Kom (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kemitraan, dan Promosi) dan Dr.Ir. Deni Mahdiana, M.M. M.Kom (Wakil Rektor Bidang Akademik).
Universitas Budi Luhur menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual, pemundungan, serta intoleransi. Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor, Agus Setiobudi, dalam pernyataan resmi pada Selasa (8/4/2026).
Dalam keterangannya, pihak kampus menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas insiden yang terjadi di lingkungan akademik.
