IPOL.ID – Sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya menyampaikan penjelasan terkait aksi yang mewarnai diskusi bersama sejumlah pejabat negara di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) beberapa hari lalu.
Mereka menegaskan aksi tersebut lahir dari akumulasi kekecewaan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Pernyataan itu disampaikan ratusan mahasiswa dalam aksi di depan Balairung UGM, Rabu (17/6). Dalam kesempatan tersebut, mereka membacakan sikap bersama yang menjelaskan alasan di balik protes saat forum diskusi berlangsung.
Salah seorang mahasiswa, Sarah mengatakan aksi protes keras yang berujung ricuh pada Senin (15/6) tersebut merupakan bentuk ekspresi ketidakepercayaan terhadap pemerintah.
“Yang terjadi pada malam 15 Juni kemarin di GIK adalah bentuk eksperesi ketidakpercayaan terhadap pemerintah yang berulang kali secara jelas menindas rakyat,” tegasnya
Mahasiswa bergerak setelah mengetahui rencana kedatangan para pejabat negara ke kampus mereka. Para mahasiswa yang sudah muak tak mau tinggal diam.

