Pelaku bertubuh gempal itu lalu memasukkan uang itu ke dalam tas. Bahkan pelaku juga sempat merusak dan mengambil server kamera CCTV untuk menghilangkan jejak.
Di saat bersamaan, perampokan itu diketahui warga sekitar lokasi. Mereka berkumpul di depan gerai Indo Gadai. Tak lama, dua anggota polisi Polsek Jagakarsa yang sedang patroli juga berhenti di lokasi lantaran melihat keramaian warga.
Mengetahui ada perampokan, polisi lalu berupaya menangkap pelaku. Pelaku berupaya kabur dan memaksa warga untuk mundur seraya mengancam akan menembak. “Polisi lalu mengeluarkan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan oleh pelaku,” tegas Zulpan.
Pelaku, tambah Zulpan, berupaya melawan ketika polisi berusaha melumpuhkannya. Lantaran terus melawan, polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku. “Pelaku kemudian diamankan,” ujar Zulfan.
Dari tangan pelaku, polisi menyita air soft gun, uang tunai Rp33 juta, brankas, serta laptop dan hanphone milik tersangka. Namun, kabid humas membantah informasi pelaku sudah mengintai lokasi sejak Senin pagi kemarin. Dia menyebutkan, penjahat itu tinggal tak jauh dari Indo Gadai dan mengetahui kapan gerai gadai itu tutup.

