Puluhan pemukiman yang tercatat pada masa Bali Kuno abad IX-XIV M berkembang di bawah kekuasan raja-raja yang berkuasa pada masa itu. “Hanya saja pemukiman-pemukiman yang sering menjadi tujuan riset adalah pemukiman yang saat ini masih berlanjut dalam artian terlihat nyata masih kuno,” jelas Puji Laksmi.
Berdasarkan penelusuran terhadap peta-peta lama dan peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), terdapat lima wilayah yang masih dapat ditelusuri toponim-toponimnya. Kelima wilayah tersebut adalah Desa Timpag, Bantiran, Batungsel, Bantunya, dan Mayungan. Lokasi pemukiman erat kaitannya dengan keberadaan danau dan daerah aliran sungai karena merupakan daerah yang sangat subur dan potensial sebagai daerah pertanian. (timur)
