Saat ini pembangunan infrastruktur sungai, misalnya bendungan menjadi hambatan migrasi bagi Ikan Sidat. Tak hanya itu, kondisi perairan dan lingkungan yang rusak juga menjadi tantangan lain yang perlu mendapat perhatian untuk menjaga kelangsungan hidup ikan migrasi, terangnya.
Triyanto, Peneliti PRLSDA BRIN menjelaskan Ikan sidat merupakan ikan katadromous. Ikan ini bermigrasi ke perairan laut untuk bereprodukasi. Ikan Sidat adalah komoditas yang sangat potensial bagi Indonesia sebagai sumber devisa, penunjang perekonomian masyarakat dan menjadi sumber daya kehati yang perlu perhatian khusus.

Keberhasilan migrasi Sidat sangat penting. Apalagi saat ini ketersediaan data dan informasi terkait terganggunya jalur migrasi sidat tropis di Indonesia masih sangat terbatas. Halangan pada jalur migrasi ikan perlu mendapat perhatian dari seluruh elemen masyarakat, karena kelangsungan hidup ikan migrasi menjadi tanggung jawab bersama, ungkap Triyanto.
