Dalam sarasehan ini, Luki Subehi Peneliti PRLSDA sekaligus Ketua Masyarakat Limnologi Indonesia (MLI) mengharapkan momentum perayaan global Hari Migrasi Ikan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberadaan ikan migrasi dan sungai yang mengalir sebagai ekosistemnya.
Saya berharap kegiatan Sarasehan MLI Mengenal Ikan Sidat sebagai Ikan Migrasi dan Ekosistem Sungai sebagai Habitat dan Jalur Migrasi Sidat dapat memberikan manfaat besar bagi kelestarian ikan migrasi seperti Sidat.
Banyak Rintangan
Ikan sidat sendiri sudah mulai terancam punah, terutama di Danau Limboto, Provinsi Gorontalo. Siklus hidup dan sistem reproduksi sidat sangat bergantung pada kondisi perairan yang memungkinkan ikan ini bisa berpindah tempat dari perairan tawar ke laut dan sebaliknya.
Profesor riset Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Krismono mengatakan, bila tak ada saluran air yang menghubungkan secara langsung antara danau dan sungai ke laut untuk ruaya ikan sidat, Danau Limboto akan kehilangan ikan sidat.
