Setelah berkoordinasi dengan pihak AS dan meski AS kemudian mengklaim tidak ikut terlibat dalam serangan Israel ke Iran, Israel memutuskan melancarkan serangan terhadap Iran yang dianggap sebagai ancaman serius karena terus berambisi memiliki senjata nuklir. Tidak berlebihan jika Israel menargetkan fasilitas-fasilitas nuklir Iran, komandan militer, dan ilmuwan-ilmuwan nuklir Iran dalam aksi serangan mereka ke Iran. Semuanya berlangsung sesuai rencana Israel. 20 komandan militer Iran terbunuh, 6 ilmuwan nuklir Iran juga terbunuh, termasuk di dalamnya Mayor Jenderal Mohammad Bagheri dan Kepala Garda Revolusi Iran Hossein Salami. Semuanya menjadi martir.
Perang Israel-Iran ini tak pelak membuat kawasan Timur Tengah menjadi tak menentu, konflik keduanya dikhawatirkan bereskalasi menjadi perang kawasan skala penuh dengan melibatkan pihak-pihak (layer) lain di luar kedua negara sehingga membuat pelik masa depan kawasan dan bahkan dunia. Alhasil, dua hari setelah Israel-Iran saling serang, perekonomian internasional sangat terdampak. Harga emas dunia kembali melonjak naik 1.6 persen menjadi 3.437 dollar AS per ounce, harga minyak mentah dunia juga terdampak naik 7 persen menjadi 74.23 dollar AS per barrel. Pada waktu bersamaan, dollar AS menguat menguat 0,3% menjadi 143,88 terhadap yen Jepang dan naik 0,1% menjadi 0,8110-franc terhadap mata uang Swiss (Reuters, 14 Juni 2025).
