Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kalah Telak dari Industri Tembakau, Kemenkes Disebut Angkat Tangan Soal Perlindungan Anak dari Bahaya Asap Rokok
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Kalah Telak dari Industri Tembakau, Kemenkes Disebut Angkat Tangan Soal Perlindungan Anak dari Bahaya Asap Rokok
Nasional

Kalah Telak dari Industri Tembakau, Kemenkes Disebut Angkat Tangan Soal Perlindungan Anak dari Bahaya Asap Rokok

Farih
Farih Published 17 Jul 2025, 22:52
Share
6 Min Read
Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi bersama Ketua Umum Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC), Manik Marganamahendra dan Ketua Umum Yayasan KAKAK, Shoim Shariati dalam diskusi dan konfrensi pers digelar bertajuk “Ditawan Industri Rokok: Negara Lain Sudah Sprint, Kemenkes Masih Stretching” di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2025). Foto: Ist
Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi bersama Ketua Umum Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC), Manik Marganamahendra dan Ketua Umum Yayasan KAKAK, Shoim Shariati dalam diskusi dan konfrensi pers digelar bertajuk “Ditawan Industri Rokok: Negara Lain Sudah Sprint, Kemenkes Masih Stretching” di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2025). Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Sejumlah negara sudah bicara soal strategi melawan produk nikotin generasi ketiga. Satu sisi di Indonesia, masih sibuk memikirkan bagaimana caranya menerapkan aturan yang sebenarnya sudah ada.

Bukan karena tidak tahu caranya, tetapi terlalu banyak tarik-menarik kepentingan yang membuat lambat dalam melangkah. Kurang dari satu bulan sejak World Conference on Tobacco Control (WCTC) 2025 rampung digelar di Dublin, Indonesia belum menunjukkan sinyal tegas untuk mempercepat perlindungan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dari bahaya asap rokok.

Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, dengan mengakui bahwa posisi Indonesia dalam pengendalian tembakau masih jauh tertinggal dibanding negara lain.

Dia menyebut, partisipasi Indonesia di WCTC 2025 bukan untuk sekadar hadir atau menunjukkan dukungan, tetapi sebagai alarm bahwa langkah dilakukan selama ini tidak cukup cepat.

Baca Juga

Wamenkes Dante Saksosno (kedua dari ki), mengingatkan tentang pentingnya sistem peringatan dini polusi udara. Foto: Dok Humas
Polusi Udara Ancam Semua Usia, Wamenkes Dorong Sistem Peringatan Dini Berbasis Data
Disorot karena Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf
Kemenkes Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Ratusan Warga di Wilayah Terpencil

“Negara-negara lain memang sudah berbicara tentang penguatan pengawasan digital, perlindungan dari produk nikotin generasi baru, hingga inovasi pembiayaan pengendalian tembakau. Kita masih berkutat di penegakan aturan dasar,” kata Nadia dalam diskusi dan konfrensi pers digelar Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) bertajuk “Ditawan Industri Rokok: Negara Lain Sudah Sprint, Kemenkes Masih Stretching” di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2025).

12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Kemenkes, rokok, tembakau
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Video yang memperlihatkan seorang anggota polisi menangis histeris saat dijemput paksa oleh Propam di Ternate, Maluku Utara. Foto: Tangkap layar IG @medsoszone Viral Polisi Histeris Teriak Minta Tolong Saat Dijemput Propam di Ternate
Next Article Hotel Ciputra Jakarta adakan produk bakery terbaru untuk para pecinta manis. Foto: Ist Hotel Ciputra Jakarta Tawarkan Produk Bakery Terbaru, Khusus di Bulan Juli

TERPOPULER

TERPOPULER
Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. Foto: Net
HeadlineHukum

Harta LHKPN Menggelembung, Eks Bupati Kukar Ini Curhat Merasa Dimanipulasi KPK

News
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Thalia, Singgung Joe Octavianus dalam Unggahan Pribadinya
10 Jun 2026, 11:37
Gaya hidup
Tiga Tahun Beruntun Berprestasi di Kancah Global, Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada Raih Best Suite Hotel in Asia
10 Jun 2026, 13:16
Hukum
Polisi Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus Rp645 Miliar
10 Jun 2026, 18:28
HeadlineOlahraga
Indonesia Siap Berlaga  di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026
10 Jun 2026, 15:32
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?